Assalamu’alaikum Wr Wb.

Kajian Ahad Pagi Ba’da Shubuh  di Masjid Nurul Huda Jatiwinangun Purwokerto  yang merupakan kegiatan rutin setiap akhir bulan jatuh pada hari Ahad tanggal 29 September 2024 dengan penceramah Ustad Ki Sunan Sunhaji, dalam tausiyahnya Ustad Ki Sunan Sunhaji menyampaikan ada 15 perkara yang dilakukan oleh manusia bisa mendatangkan musibah, sebagaimana  Hadist yang diriwayatkan oleh Tarmizi :

Ali Bin Abu Tholib berkata : Rosululloh SAW bersabda  Apabila ummatku telah melakukan 15 macam perkara maka itu akan mengundang musibah , kemudian para sahabat bertanya, apa yang dimaksud 15 macam perkara itu ya Rasulullah? Lalu Rasululloh SAW menjawab, 

Kemudian jawaban Rosululloh sebagaimana yang dijelaskan oleh Ustad Ki Sunan Sunhaji ada 15 perkara, namun dari penjelasan yang disampaikan oleh Ustad Ki Sunan Sunhaji dari 15 perkara tersebut  hanya 9 perkara yang dapat kami catat sebagai berikut :

1.   1Apabila Harta Kekayaan alam dikuasi oleh segelintir orang.

bahwa Indonesia yang diberkahi dengan kekayaan alamnya yang melimpah tetapi  masih banyaknya orang miskin.

2.   Jabatan menjadi rebutan

Teladan Umar Bin Khotob Adalah, khalifah kedua dalam Islam setelah Rasul wafat.

ini merupakan sosok pemimpin yang bisa menjadi teladanl. Baginya menjadi seorang kepala negara bukan sesuatu yang membuatnya merasa lebih istimewa dibanding rakyat biasa, tapi ada amanah besar yang menjadi harus diembannya betul-betul.  Oleh karena ketika Umar Bin Khotob menerima amanah tersebut beliau menangis.

Kondisi sekarang orang berebut kekuasaan padahal sebetulnya banyak orang yang berebut kekuasaan itu tidak memiliki kualifikasi dan kapasitas (juga kredibilitas) sebagai pemimpin politik, baik di tingkat nasional, regional, maupun lokal.

3.   Sedekah menjadi beban.

Amal zakat dikelola dengan baik maka bisa mengurangi angka kemiskinan.

Umat muslim yang sudah mencapai batas nishob.  Batas nishob nya 85 gram emas harus mengeluarkan zakat 2,5%.

4.   Suami dibawah telapak kaki ibu (isteri).

Tanggung jawab keluarga ada di tangan suami tetapi apabila ada suami yang tidak bisa berbuat baik isteri harus mengingatkannya dengan cara yang baik dan santun.

5.   Anak durhaka kepada orang tua;

6.   Apabila musik masuk masjid;

7.   Apabila minuman keras menjadi  hal yang biasa diminum

8.   Apabila kain sutera dikenakan kaum lelaki

9.   Orang yang dimuliakan karena kerjahatannya.

10.    s/d 15... belum bisa kami catat.

 

Dalam tausiyah tersebut Ustad Ki Sunan Sunhaji juga membagikan 5 buah hadiah kepada 5 jamaah yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Ustad.

Kemudian selesai tausiyah dilanjutkan dengan sholat Shuruq, kemudian dilanjutkan dengan makan sarapan pagi bersama dengan menu sate ayam lontong berkuah.

Selesai sarapan bersama kemudian jama’ah pulang dengan terlebih dahulu menukar voucher paket sayuran yang telah disediakan oleh takmir masjid.


 











 PERTEMUAN ARISAN PENGURUS AISYIYAH RANTING JATIWINANGUN

Kegiatan Arisan bulanan Pengurus Ranting Aisyiyah Ranting Jatiwinangun pada bulan ini tepatnya hari Rabu tanggal 25 Septemnber 2024 bertempat di Rumah Ibu Tessa Febriani.
Dalam pertemuan tersebut disamping arisan bulanan juga membahas program-program aisyiyah yang akan dilaksanakan dalam bulan oktober nanti, diantaranya yaitu akan diadakan senam aisiyah di lapangan mersi pada tanggal 5 Oktober 2025.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kebugaran bagi para pengurus aisyiyah.

 



Daffa Kurniansyah: Perjalanan Sejarah, Beasiswa, dan Semangat Tak Terbatas dari Masjid ke Kampus

Keterbatasan materi  tidak menyurutkan semangat seorang marbot masjid di Masjid Nurul Huda Jatiwinangun Purwokerto untuk meraih  gelar sarjana strata 1.

Disamping belajar juga  bekerja menjaga kebersihan masjid dan sekaligus bertempat tinggal di masjid Nurul Huda Jatiwinangun Purwokerto walaupun dengan ruang tempat tidur yang sangat terbatas dan seadanya.

Walaupun datang dari latar belakang yang sederhana Namun dengan kerja keras, dedikasi, tekad yang kuat dan semangat belajar kini  telah berhasil menyelesaikan gelar sarjananya dan sukses melewati proses sidang skripsi.

Daffa Kurniansyah, seorang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), berhasil meraih gelar cumlaude pada wisuda ke-75 UMP yang berlangsung pada hari Sabtu tanggal 21 September 2024. Daffa, yang merupakan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan Program Studi Pendidikan Sejarah, memiliki kisah inspiratif yang layak menjadi teladan bagi para generasi muda.

Daffa menerima Beasiswa Bupati selama menempuh pendidikan di UMP. Sejak SD kelas 5, ia telah jatuh cinta dengan mata pelajaran sejarah, yang mendorongnya untuk mendalami bidang tersebut hingga jenjang pendidikan tinggi. Pilihan Daffa untuk melanjutkan studi di UMP muncul setelah universitas ini melakukan sosialisasi di SMA-nya, sebuah momen yang menguatkan tekadnya untuk mengejar pendidikan sejarah di UMP.

Selama berkuliah, Daffa menghadapi berbagai tantangan, termasuk kehilangan ibunya pada tahun 2015 dan ditinggalkan oleh ayahnya. Meski demikian, semangat Daffa tidak pernah surut. Ia tinggal di Masjid Nurul Huda Jatiwinangun dan kerap berjalan kaki selama satu jam dari masjid tersebut ke kampus UMP setiap harinya, sebuah perjalanan yang ia lakukan dengan penuh tekad meski sepeda yang dulu digunakannya telah rusak.

Meskipun hidup dalam keterbatasan, Daffa mampu membayar biaya kuliah yang terbantu oleh beasiswa dan bantuan dari jama'ah masjid. Hal ini tidak menghalangi Daffa untuk aktif dalam kegiatan kampus, seperti bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gradiosta yang mengasah bakatnya di dunia broadcasting.

Salah satu pencapaian terbesar Daffa selama kuliah adalah penulisan skripsi yang berjudul "Pengetahuan Sejarah Peradaban Dunia pada Game Genshin Impact". Penelitian ini mengkaji bagaimana setting tempat dalam game Genshin Impact merepresentasikan sejarah peradaban dunia, serta dampaknya terhadap wawasan kesejarahan para pemainnya. Skripsi ini mendapatkan hasil tes Turnitin yang sangat luar biasa, dengan tingkat kesamaan hanya 4%, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya di program studi Pendidikan Sejarah UMP.

Selain itu, Daffa juga aktif sebagai konten kreator dan streamer di YouTube dengan nama channel "Dafkurni". Di channel tersebut, ia membuat konten dan melakukan streaming bermain Genshin Impact, yang tidak hanya menjadi sarana refreshing setelah belajar, tetapi juga sebagai upaya mengembangkan karirnya di dunia digital.

"Saya tidak pernah menyangka bisa mencapai titik ini. Semua ini berkat bantuan dari Allah SWT melalui orang-orang baik di sekitar saya, termasuk takmir, jama'ah, dan para hamba Allah lainnya yang telah mendukung saya selama ini," ujar Daffa dengan penuh rasa syukur.

Kisah Daffa Kurniansyah menjadi bukti nyata bahwa dengan tekad yang kuat, dukungan dari lingkungan, serta keyakinan kepada Tuhan, segala keterbatasan dapat diatasi. Daffa kini menjadi salah satu inspirasi bagi mahasiswa lainnya, membuktikan bahwa kesulitan bukanlah halangan untuk meraih prestasi gemilang.(tgr)